Ruang Lingkup Sejarah

Ruang lingkup sejarah- Secara umum dapat di artikan sebagai peristiwa yang terjadi pada masa lalu. Sejarah menjadi salah satu hal yang bisa menjadikan pelajaran bagi manusia. Setiap manusia tentunya memiliki masa lampau yang berbeda-beda.

Definisi Umum Sejarah

Ruang Lingkup Sejarah
Ruang Lingkup Sejarah

Tapi, yang dimaksud di sini bukanlah sejarah adalah peristiwa masa lampau atau masa lalu yang lewat begitu saja. Sejarah ini bisa menjadi sesuatu yang berharaga bagi negara. Untuk lebih jelasnya, silahkan baca pada paragraf selanjutnya.

Arti Kata Sejarah secara Etimologi berasal dari bahasa arab “Syajaratun”yang berarti pohon. Nah, pohon sendiri itu memiliki makna tersendiri.

Pohon ini memiliki suatu percabangan geneologis suatu kelompok tertentu yang mirip dengan profil pohon yang penuh dengan cabang.

Kata “Syajaratun”ini berkembang dalam bahasa melayu menjadi “syajarah” nah pada akhirnya sampai ke Indonesia menjadi “sejarah”. Jadi dapat simpulkan bahwa pada mulanya pohon ini menggambarkan tentang silsilah atau keturunan.

Sebagai manusia, sebagai anak muda, tentu kita harus belajar banyak mengenai sejarah selain sebagai bentuk pembelajaran sekaligus penghormatan.

Dengan sejarah kita bisa tahu mana yang salah dan mana yang benar sehingga tidak mengulangi kesalahan masa lalu di masa depan.

Dengan sejarah kita akan lebih berhati-hati untuk mengambil keputusan dalam kehidupan dan kita akan menjadi tahu bagaimana harus bersikap dengan benar.

Definisi Sejarah Menurut Pakar Ahli

Ruang Lingkup Sejarah
Ruang Lingkup Sejarah

Terdapat beberapa pakar ahli yang ikut serta memberikan pendapat tentang pengertian dari sejarah ini, diantaranya adalah :

  • Aristoteles : Sejarah merupakan sebuah sistem yang meneliti tentang sebuah kejadian sejak awal kejadian itu berlangsung dan disusun dalam sebuah kronologi tertentu. pada suatu masa yang sama, beliau juga mengemukakan bahwa sejarah merupakan peristiwa peristiwa yang terjadi di masa lalu dan mempunyai catatan catatan tertentu serta bukti bukti yang sifatnya konkret.
  • J. V. Bryce : Sejarah merupakan catatan dari berbagai kejadian yang telah dipikirkan sebelumnya, dikatakan sebelumnya, dan tentunya dilakukan oleh umat manusia.
  • Gardiner : Sejarah merupakan cabang ilmu yang mempelajari mengenai apa apa yang telah dilakukan oleh umat manusia.
  • W.H. Walsh : Sejarah fokus pada hal hal catat mencatat yang artinya penting bagi kehidupan manusia. catatan tersebut dapat berupa tindakan tindakan tertentu dan pengalaman tertentu dari manusia di masa lalu yang berkaitan dengan hal hal penting dan menjadi sebuah cerita yang berarti bagi orang orang tertentu pula.
  • Roeslan Abdulgani : Sejarah atau ilmu sejarah merupakan bagian dari ilmu pengetahuan yang melakukan penelitian dan penyeliidkan sistematis mengenai keseluruhan perkembangan masyarakat di masa lalu berupa kejadian kejadian dan dimaksudkan untuk menilai secara kritis hasil penelitiannya tersebut dan dijadikan landasan dalam menentukan keadaan dimasa yang akan datang.
  • Moh. Yamin: Sejarah merupakan sebuah ilmu pengetahuan yag tersusun dari hasil penyelidikan atas berbagai macam peristiwa dengan berbagai bukti berupa fakta.
  • Ibnu Kaldun: Sejarah dapat diartikan sebagai sebuah catatan mengenai masyarakat secara umum dari peradaban manusia yang terjadi pada sebuah watak dari masyarakat tertentu.
  • Moh Hatta: Menurut beliau, sejarah tidak hanya mampu melahirkan cerita dari berbagai fenomena dan kejadian di masa lampau sebagai sebuah problematika. Sejarah pun tidak hanya sekedar membahas tentang masa lalu. Sejarah fokus pada pemahaman tentang masa lalu yang mengandung berbagai macam dinamika serta problematika yang dapat menjadi pembelajaran bagi kehidupan berikutnya.
  • Herodotus: Sejarah merupakan sebuah kajian yang dilakukan guna menceritakan mengenai perputaran jatuh bangunnya masyarakat, peradaban ataupun tokoh tertentu.
  • Benedetto Croce: Sejarah merupakan rekaman dari jiwa manusia dan kreasinya dalam berbagai macam bidang baik itu teoritikal ataupun praktikal. Kreasi ini senantiasa terlahir dalam pikiran dan juga hati tiap tiap manusia yang jenius, para budayawan, dan juga pemikir.
  • J. Bank: Sejarah merupakan kejadian di masa lampau yang dapat membantu para murid untuk memberikan pemahaman pada perilaku manusia di masa yang telah lampau, masa sekarang, dan juga masa depan.
  • Ertis Stern: Sejarah berasal dari sebuah persoalan dalam hidup dan bahkan dapat pula melayani hidup masyarakat. Maka dari itu sejarah sifatnya fleksibel dan dapat berubah seiring dengan berubahnya waktu, pemikiran, dan harapan masyarakat.
  • Kuntowijoyo: Sedangkan menurut Kuntowijoyo, makna sejarah nampak luas namun mendetail karena menurut dia sejarah adalah hal-hal yang menyuguhkan fakta secara diakronis, unik, empiris dan ideografis. Tentunya masih banyak lagi para sejarawan baik di dalam negeri maupun di luar negeri yang menyatakan pemikirannya terkait pengertian sejarah.

Definisi Sejarah Menurut Bahasa

Ruang Lingkup Sejarah
Ruang Lingkup Sejarah

Secara etimologis, arti sejarah menurut beberapa ahli berasal dari kata Arab yakni kata sajaratun yang yang berarti pohon namun sebenarnya kata sejarah lebih dekat pada bahasa Yunani yakni historia yang berarti orang pandai.

Sejarah dalam bahasa Arab disebut dengan tarikh atau waktu atau juga penanggalan.

Selanjutnya kata historia dalam bahasa Inggris menjadi history yang berarti masa lalu manusia, sementara dalam bahasa Jerman sejarah mengacu pada kata geschichte yang berarti sudah terjadi.

Jika kita cermati masing-masing memiliki arti yang hampir mirip satu sama lain yakni tentang masa lalu khususnya masa lalu manusia.

Ruang Lingkup Sejarah

Ruang Lingkup Sejarah
Ruang Lingkup Sejarah

Dilihat dari Definisi Sejarah terdapat ruang lingkup yang memberikan arti dalam perkembangan ilmu pengetahuan.

Berikut ini beberapa ruang lingkupnya.

Sejarah Sebagai Cerita

Sejarah memiliki kronologi tertentu yang sekilas mirip dengan cerita. Tapi, perlu diketahui jika sejarah bukanlah cerita biasa seperti yang dikisahkan oleh karya sastra.

Sejarah memang suatu peristiwa atau kejadian yang terjadi pada masa lampau, tapi hal ini juga di buktikan dengan adanya jejak peninggalan yang sudah di uji kebenarannya.

Sejarah Sebagai Peristiwa

Seperti halnya definisnya sejarah adalah peritwa yang terjadi pada masa lampau. Peristiwa tersebut tidak dapat diulang kembali. Peristiwa tersebut memiliki sifat absolut dan objektif.

Dengan adanya pristiwa-peristiwa yang telah terjadi pada masa lampau dapat memberikan gambaran. Tentunya tentang gambaran pada masa lampau yang bisa dijdiakn panduan untuk pekembangan masa kini.

Sejarah Sebagai Seni

Sejarah juga tidak selalu disajikan dalam metode ilmiah dan fakta. Sejarah juga bisa disajikan dengan gaya bahasa yang lebih menarik dan juga instuisif. Hal ini tergantung dari penulis yang menceritakan sejarah.

Sejarawan memang membutuhkan intuisi untuk menuliskan periwstwa-peristiwa fakta unuk dijadikan dalam bentuk kisah.

Sejarah Sebagai Ilmu

Sejarah juga dikatakan sebagai ilmu karena memiliki syarat ilmiah seperti halnya, adanya metode dan objek masalah. Selain itu tersusun secara sistematis yang mengandung kebenaran bersifat objektif dan pemikiran rasional.

Kelebihan Sejarah sebagai Ilmu

Sejarah sebagai Ilmu tentu memiliki kelebihan dan kekurangan, nah ada beberapa kelebihan dari sejarah sebagai ilmu. Pertama, sejarah akan memperluas wawasan intelektual serta mengajarkan kita kejujuran dari fakta yang pernah terjadi atau bukti nyata.

Kelebihan lainnya, sejarah membuat kita lebih mengenal diri sendiri dan sebagai tempat untuk mendidik manusia untuk berpikir bebas.

Selain berpikir bebas, dengan kita mempelajari sejarah kita juga akan belajar bagaimana untuk berpikir kreatif agar kita tidak mengulangi kesalahan masa lalu di masa sekarang ataupun masa depan.

Kekurangan sejarah sebagai ilmu

Setidaknya terdapat dua kekurangan sejarah sebagai ilmu, pertama interpretasi kedua historiography. Karena sejarah memiliki unsur seleksi fakta sehingga tidak keseluruhan hal yang pernah terjadi dan ada dikenang sebagai sejarah.

Bahkan terkadang terdapat bias atau unsur subjektivitas dari penulis sejarah atau sejarawan yang sulit untuk dipisahkan.

Sedangkan historiography berarti tulisan sejarah namun bersifat ilmiah atau non ilmiah.

Untuk sejarah yang bersifat ilmiah, lebih berorientasi pada pemecahan masalah dimana penulisnya menggunakan berbagai perangkat atau metode penelitian dan begitupun sebaliknya.

Unsur Unsur Sejarah

Unsur Unsur Sejarah
Unsur Unsur Sejarah

Selain memiliki ruang lingkup, sejarah juga memiliki unsur-unsur. Berikut ini unsur-unsur dari sejarah.

Sejarah terdiri dari 3 unsur antara lain adalah:

  1. Manusia, adalah unsur sejarah yang menjadi sentral atau pemegang peran karena peristiwa sejarah dapat berlangsung secara kompleks tergantung dari akal manusia dengan lingkungan yang ada.
  2. Waktu, adalah unsur sejarah yang memegang peranan penting sebagai sifat kronologis dalam kajian sejarah sehingga dikenal dengan konsep periodisasi.
  3. Ruang, adalah tempat terjadinya suatu peristiwa yang menjadi bukti peristiwa sejarah menjadi nyata.

Ciri Ciri Sejarah

Ciri Ciri Sejarah
Ciri Ciri Sejarah

Peristiwa atau kejadan pada masa lampau ada yang disebut cerita dan ada juga yang disebut sejarah.

Nah untuk bisa membedakan keduanya berikut ini beberapa ciri ciri dari sejarah.

Sejarah Merupakan Peristiwa Penting

Sejarah menjadi salah satu landaan untuk memajukan sauatu kehidupan manusia.

Seperti halnya sejarah dalam merebut kemerdekaan. Tentunya dalam mendapatkan kemerdekaan haruslah memerlukan perjuangan. Selain itu masih banyak lagi faktor yang mendukung adanya kemerdekaan.

Nah, hal ini bisa menjadi contoh bagi manusia yang lebih maju, jika dahulu bisa sekarang kenapa tidak.

Sejarah Merupakan Peristiwa Abadi

Sejarah adalah peristiwa ada masa lampau yang kemudian di tulis oleh sejarawan dengan berbagai bukti untuk menjadi suatu karya. Walaupun sudah terjadi pada mas lampau, tapi sejarah akan tetap menjadi ilmu untuk manusia masa kini dan juga masa yang akan datang.

Sampai kapanpun juga manusia tidak akan pernah melupakan yang namanya sejarah.

Sejarah Merupakan Peristiwa Unik

Kenapa bisa di bilang unik? Karena sejarah sendiri hanya akan terjadi seumur hidup sekali. Peristiwa dan kejadian yang terjadi pada sejarah tidak pernah bisa di ulang kembali dengan sama persis.

Sejarah hanya akan terjadi pada masa lampau.

Fungsi Sejarah

Fungsi Sejarah
Fungsi Sejarah

Setiap peristiwa atau kejdian tentunya memiliki fungsi tersendiri begitu juga dengan sejarah, jika di lihat dari Makna Sejarah, berikut ini beberapa fungsinya.

Fungsi Inspiratif

Dengan adanya sejarah maka kejadian suatu peristiwa yang dengan tidak sengaja akan memberikan dampak bagi pelaku ataupun yang menyaksikan sejarah.

Sejarah juga memiliki pesan morah bagi manusia sekarang. Karena pada peristiwa tersebut terdapat pelajaran yang dapat di petik.

Fungsi Edukasi

Sejarah bisa digunakan untuk media dalam pebelajran. Anda bisa mempelajari banyak hal tentang berbagai peristiwa yang terjadi pada masa lampau. Bisa jadi mengambil sebuah hikmah, pesan moral dan pesan yang tersirat di dalamnya.

Fungsi Rekreasi

Sejarah juga tidak selalu berhubugan dengan kesedihan, tapi ada juga kesenangan di dalamnya. Dengan adanya kisah-kisah yang menyenagkan dan juga seperti berpetualang lagsung akan menghibur anda tentunya.

Misalnya saja berwisata ke candi-candi dan juga musuem-musem. Hal tersebut adalah sejarah tapi bisa dinikmati sebagai wisata.

Fungsi Instruktif

Sejarah menajdi bagian dari suatu ilmu pengetahuan. Tentunya sejarah akan memberikan pengatahun yang teoritis bisa berupa konsep-konsep dalam peristiwa sejarah.

Dalam proses penyampaian suatu ilmu pengetahun, sejarah berfungsi sebagai insruktif.

Tokoh Sejarah Indonesia

Tokoh Sejarah Indonesia
Tokoh Sejarah Indonesia

Ada banyak tokoh nasional yang menyehatkan dan tercatat sebagai pahlawan, misalnya Bapak Presiden pertama Indonesia Ir. Soekarno, dan Moh Hatta, dan berbagai contoh lainnya.

Sementara dalam sejarah gerakan keagamaan kita mengenal adanya berbagai tokoh nasional seperti KH. Ahmad Dahlan pendiri Muhammadiyah dan Hasyim Asy’ari pendiri Nahdlatul ulama.

Selain beberapa tokoh sejarah indonesia yang dijadikan pahlawan nasional secara resmi, ada juga para tokoh sejarahyang memiliki jasa luar biasa namun belum diakui sebagai pahlawan nasional.

Contoh Sejarah Singkat Ir. Soekarno

Ruang Lingkup Sejarah

Soekarno merupakan Presiden Pertama Indonesia yang memproklamirkan kemerdekaan Indonesia pada 1945. Bersama Muhammad Hatta, dan berbagai tokoh gerakan lainnya memainkan peranan yang sangat penting tidak saja sebagai proklamator namun juga sebagai cendekiawan yang menyadarkan bangsa Indonesia yang tengah terjajah.

Soekarno lahir pada 6 Juni 1901 di Surabaya Jawa Timur dan meninggal di Jakarta pada 21 Juni 1970 di usia 69 tahun. Ia sakit dikarenakan mengidap gagal ginjal dan sempat di rawat di Wina Austria sekitar tahun 1961 dan 1964.

Bahkan dokter menyarankan untuk mengangkat ginjal Soekarno bagian kiri, namun saran tersebut mendapat penolakan dari Soekarno.

Contoh Pahlawan Nasional Indonesia yang Bersejarah

Ruang Lingkup Sejarah

Contoh pahlawan Nasional yang dikenang sejarah karena sangat berjasa terhadap NKRI yakni Jendral Soedirman yang berjuang penuh pengorbanan pada masa Revolusi Nasional Indonesia.

Dalam sejarah, ia tercatat sebagai pahlawan termuda yakni di usia 31 tahun dengan pangkat sebagai jendral dan sebagai panglima besar pada 18 Desember 1948. Pada 19 Desember 1948.

Jenderal Sudirman paling dikenal dengan taktik perang gerilyanya selama tujuh tahun dengan ditemani oleh sekelompok kecil tentara dan dokter pribadi.

Ia mengomandoi kegiatan militer di Pulau Jawa, yangs Allah satunya yakni Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta, dengan dipimpin oleh Soeharto.

Selanjutnya terdapat tokoh lainnya yakni Ki Hajar Dewantara atau yang memiliki nama asli sebagai Raden Mas Soewardi Soerjaningrat.

Ia merupakan aktivis pergerakan kemerdekaan Indonesia sejak tahun 1922, politisi dan juga pelopor pendidikan bagi kaum pribumi pada masa zaman penjajahan Belanda.

Karena itulah, setiap tanggal 2 Mei yang juga merupakan tanggal lahir Ki Hajar Dewantara identik  diperingati hari pendidikan Nasional. Ia terkenal dengan semboyan Tut Wuri Handayani yang merupakan semboyan ciptaannya dan kini menjadi slogan kementrian pendidikan Indonesia.

Jadi, ruang lingkup sejarah adalah pemahaman yang menjadi sejarah sebagai ilmu pengetahuan.

Ruang lingkup sejarah sebagai sebuah peristiwa, sejarah sebagai sebuah kisah, sejarah sebagai ilmu, dan sejarah sebagai seni yang memiliki arti masing masing yang saling berkaitan.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *