Pengertian Seni Tari

Seni Tari

Pengertian Seni Tari – Seni tari merupakan sebuah Seni yang mempelajari tentang gerak tubuh berirama yang dilakukan pada saat tertentu. Biasanya kita sering menyaksikan pementasan seni tarian baik itu tradisional maupun modern.

Bahkan, perkembangan teknologi pun dapat membuat kita belajar mengenai Seni tari secara mendalam. Belakangan Seni tari unu kembali digalakan setelah sekian lama tidak terdengar. Tarian kerap kali di iringi dengan irama dan musik pengiring.

Serung juga  tarian dipentaskan dalam sebuah pertunjukan. Orang yang melakukan gerakan tarian disebut sebagai penari. Sementara orang yang membuat gerakan tarian disebut koreografer. Jenis-jenis taru dapat dibedakan berdasarkan jumlah penarinya bisa tari tunggal(solo), tari berpasangan (duet), atau tari berkelompok (grup).

Sementara berdasarkan genre dan alirannya tarian bisa dibedakan menjadi tari tradisional, tari kreasi baru, dan tari kontemporer. Berkembangnya Seni ini bisa dilihat dari ekstrakurikuler di sekolah sehingga membuat regenerasi dari para penari.

Jika bukan kita yang akan meneruskan lalu siapa lagi yang akan meneruskan Seni ini. Dalam sebuah Seni tari biasanya terdiri dari berbagai jenis macam tari. Diantaranya adalah tari tunggal, berpasangan, kelompok, dan kolosal.

Tari tunggal biasanya diperagakan oleh satu orang sedangkan untuk tauran berpasangan diperagakan oleh dua orang. Jika penari lebih dari dua orang bisa disebut dengan tari kelompok. Sedangkan untuk tari kolosal merupakan tari yang diperagakan lebih dari banyak kelompok.

Biasanya tari kolosal merupakan tari yang diperagakan lebih dari banyak kelompok. Biasanya tari kolosal ini dilakukan di seluruh daerah di Indonesia.

Arti Tari Menurut KBBI

Pengertian seni tari menurut KBBI (kamus besar bahasa Indonesia) adalah aliran seni mengenai gerakan badan (tangan dan sebagainya) yang berirama biasanya diiringi bunyi-bunyian (musik, gamelan, dan sebagainya).

Pengertian Seni Tari Menurut Para Ahli

Menurut Aristoteles

Pengertian menurut Aristoteles adalah gerakan ritmis yang menghadirkan suatu karakter manusia saat mereka bertindak.

Menurut Dr. Soedarsono

Pengertian menurut Dr. Soedarsono Adalah ekspresi jiwa manusia melalui gerakan-gerakan ritmis yang indah.

Menurut Corrie Hartong

Pengertian tari menurut Corrie Hartong adalah perasaan mendesak dari dalam diri manusia yang mendorong untuk mencari ungkapan yang berbentuk gerakan ritmis.

Menurut John Weaver

Definisi seni tari adalah gerakan-gerakan teratur yang elegan, dibentuk secara harmonis dari sikap yang elok dan melawan postur tubuh yang anggun.

Menurut Yulianti Parani

Definisi seni tari adalah gerakan-gerakan ritmis yang keluar dari sebagian tubuh atau seluruhnya yang dilakukan seseorang kelompok yang disertai dengan ekspresi tertentu.

Menurut Curt Sachs

Arti seni tari menurut Sachs merupakan suatu ungkapan jiwa manusia melalui suatu gerak berirama yang mempunyai nilai tertentu.

Menurut Enoch Atmadibrata

Definisi tari merupakan gerakan tubuh yang tersusun didalam suatu  ruang dan berlandaskan irama dan gerak.

Sejarah Seni Tari Di Indonesia

Dalam acara adat tentunya peran tadi dalam upacara Kerajaan tentu berpengaruh. Bahkan dari dulu hingga kini tarian digunakan dalam penyambutan tamu. Sehingga sejarah Seni tarian di Indonesia dari masa ke masa mengalami perkembangan. Berikut adalah sejarah Seni tari di Indonesia.

  • Era Primitif

Dimulai dari awal sebelum adanya Kerajaan di Indonesia tarian dipercaya sebagai sebuah daya magis nan sakral. Sehingga tercipta tarian yang digunakan berdasarkan kepercayaan mereka. Salah satunya adalah tari hujan, tari eksorsisme, tari kebangkitan, dan lain-lain.

Peciptaan tari ini didasari serta diilhami dari gerakan alam serta meniru gerakan makhluk hidup. Seperti misalnya menirukan gerakan seekor binatang yang ingin diburu. Umumnya tari di era primitif dilakukan secara bersama-sama atau berkelompok.

  • Era Hindu Budha

Sejarah kesenian tari di Indonesia kemudian berlanjut pada masa penyebaran Hindu Budha yang mana terpengaruhi oleh budaya yang dibawa pedagang. Mulai dari era Hindu Budha sebuah tarian mulai memiliki standarisasi serta patokan karena ada sebuah literatur tentang Seni tari.

Literatur kesenian tari ini dikarang oleh Bharata Muni dengan  judul Natya Sastra yang membahas 64 jenis gerak tangan mudra.

  • Era Islam

Pada era penyebaran agama Islam tarian hanya diperagakan oleh orang-orang dari luar Indonesia dan dilakukan saat hari raya. Kemudian perkembangan Seni tari di Indonesia pada era islam dimulai tahun 1755 saat Kerajaan Mataram Islam terbagi dua.

Dengan dibagi nya Kerajaan Mataram Islam menjadi dua Kerajaan ini mulai menunjukkan identitas mereka lewat Seni tari. Sehingga tarian yang ditampilkan bisa menjadi sebuah ciri khas dan identitas dari masing-masing Kerajaan.

  • Era Penjajahan

Sejarah kesenian tari di Indonesia mengalami kemunduran di era penjajahan dikarenakan suasana saat itu sedang kacau. Akan tetapi Seni tari yang diperagakan di istana tetap dilaksanakan bahkan terpelihara dengan baik.

Pada masa penjajahan kesenian tari hanya diperagakan pada acara-acara penting Kerajaan. Salah satu contoh tarian yang diilhami dari perjuangan rakyat masa penjajahan adalah tari prawiroguno. Tarian ini merupakan tari tradisional yang berasal dari Jawa Tengah dan menggambarkan gagahnya prajurit masa itu.

Prajurit dalam tarian ini menggunakan senjata serta tameng sebagai alat untuk melindungi diri.

  • Era Setelah Merdeka

Seni tari terus kembali berjalan setelah Indonesia merdeka sehingga tarian  bisa dilakukan untuk upacara adat serta keagamaan. Terkadang tarian ini juga berkembang saat ini untuk sebagai sebuah hiburan selain itu saat ini sudah mulai banyak anak muda yang mulai tertarik dengan dunia tari.

Hal ini bisa dibuktikan dengan banyaknya anak muda yang menyukai tari serta dapat memperagakan berbagai macam jenis tari mulai dari tari tradisional bahkan hingga tari modern.

Unsur Seni Tari

Sebuah Seni tari merupakan sebuah gerakan ritmis yang diikuti oleh irama tertentu serta alunan music. Dari penjelasan ini tentunya ada unsur Seni tari yang harus ada pada pementasan tarian. Berikut adalah unsur Seni tadi yang ada.

  • Jenis gerakan

Dalam sebuah pementasan tari gerakan  tertentu menjadi poin penting yang harus ditunjukkan. Bahkan beberapa gerakan tari ibu memiliki aturan baku yang tentu memiliki nilai tersendiri. Sehingga emosi serta ekspresi dari penari bisa ditampilkan dengan tepat.

Biasanya dalam pementasan tari anggota tubuh yang digerakan biasanya meliputi tiga bagian. Yaitu anggota tubuh bagian atas, bagian tengah, dan bagian bawah.

  • Musik

Berdasarkan penjelasan di atas sebuah tarian juga disertai dengan alunan musik. Alunan musik biasanya dimainkan menggunakan instrumen maupun suara yang muncul dari anggota tubuh. Seperti misalnya tari kecak dan tari saman yang diiringi dengan  suara manusia. Terkadang sebuah music juga dapat memberikan kesan tersendiri serta menunjukkan identitas dari daerah asal tarian tersebut. Karena tidak semua tarian menggunakan satu instrumen maupun alat musik pengiring yang sama.

  • Kostum

Selain musik unsur Seni tari yang harus ada dalam pementasan tari adalah kostum. Kostum selain menjadi unsur Seni tari juga menjadi sebuah identitas sekaligus lambang dalam sebuah tarian. Aksesoris yang ada pada sebuah kostum tari bisa menjadi Simon tertentu yang berkaitan dengan tarian.

Sehingga sebuah kostum tari harus menunjukkan sebuah nilai keindahan atau estetika sehingga dapat menunjang penampilan seni tari. Biasanya kostum tari untuk upacara dan kostum tari untuk hiburan memiliki perbedaan yang mendasar. Salah satunya adalah kesederhanaan dalam kostum tari upacara.

Fungsi Seni Tari

Dalam kehidupan gerak tari menjadi sebuah hal yang tidak bisa dipisahkan kaitannya dengan seni sehingga jika diresapi kembali, tentunya seni tari memiliki fungsi-fungsi tertentu dengan keberlangsungan hidup manusia. Berikut adalah fungsi seni tari yang harus kita ketahui.

  • Sarana Hiburan

Tarian  merupakan sebuah karya seni yang memiliki nilai estetika tinggi. Sama seperti karya seni lainnya tarian juga menjadi kesukaan banyak orang tidak hanya dari pecinta seni tapi juga masyarakat awam sehingga timbul fungsi seni tari sebagai sarana hiburan.

Indonesia memiliki banyak macam tarian disetiap daerah yang tentunya pada saat tertentu sering dipentaskan. Sehingga sering ditemui pesta rakyat dengan menampilkan berbagai macam kesenian termasuk juga tari-tari daerah.

  • Sarana Bergaul

Selain sebagai sarana hiburan fungsi seni tari sebagai sarana untuk bergaul karena bergaul merupakan hakikat manusia sebagai makhluk sosial. Sehingga dengan bergaul dapat memupuk kerukunan dan persatuan antar sesama manusia.

Berbagai latar belakang manusia disatukan dalam sebuah pertunjukan tari baik itu sebagai penari. Tidak jarang juga terdapat tari daerah yang melibatkan penonton untuk ikut andil dalam pertunjukan tari.

  • Sarana Upacara Sakral

Tidak hanya itu fungsi seni tari juga bisa menjadi sarana Jocara keagamaan. Disisi lain tarian juga bisa menjadi sarana mengajarkan nilai-nilai kebaikan. Tarian sebagai sarana upacara sudah ada sejak zaman dahulu bahkan sejak zaman sebelum adanya Kerajaan di Indonesia. Contoh sederhana dari fungsi seni tari untuk upacara sakral bisa ditemukan di Bali yang mana mereka menggunakan tari sebagai sarana untuk ibadah. Tarian untuk acara sakral ini dipertunjukkan pada satu momen tertentu dan biasanya juga inspirasi dari peristiwa maupun legenda.

Kesimpulan

Seni tari merupakan sebuah seni yang tidak bisa lepas dari kegiatan manusia. Tidak hanya sebagai hiburan maupun upacara, tarian juga bisa menjadi media untuk hidup sehat. Karena dengan memperagakan tarian tubuh kita tentunya bergerak dan dapat melancarkan sirkulasi darah.

Sebagai masyarakat Indonesia yang memiliki banyak tarian daerah tentunya tarian daerah harus terus dilestarikan agar seni tari milik Indonesia diakui oleh negara lain hanya karena kita tidak bisa melestarikan budaya tarian daerah kita.

Tari Kuda Lumping

Dik Dik
5 min read

Tari Reog

Dik Dik
6 min read

Tari Lilin

Dik Dik
4 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *