Pengertian Pantun

Pengertian Pantun- Apa pengertian pantun? Pantun merupakan jenis puisi lama yang populer hingga saat ini, dan seringkali di gunakan para komedian untuk bahan untuk melawak.

Pantun terdiri dari dua bagian penting yaitu sampiran dan isi, sampiran letaknya pada bagian pertama dan kedua sedangkan untuk bagian isi terletak pada bagian tiga dan empat.

Dari pendapat lainnya mengatakan pantun adalah ucapan dari pikiran dan prasaan oleh seseorang yang bisa digunakan sebagai media penghibur, mendidiik dan teguran untuk orang lain.

Pantun mempunyai banyak macam-macamnya contohnya seperti pantun islami, pantun pendidikan, pantun jenaka dan teka-teki. Banyak orang yang berkreasi dan meciptakan pantun yang bagus dan unik.

Tapi ingat apapun jenisnya, pantun harus sesuai dengan struktur dan kaidah dari pantun sendiri.

Pengertian Pantun Menurut Para Ahli

Pengertian Pantun Menurut Para Ahli

pixabay.com

Pantun meruapakan karya sastra, yaitu puisi lama yang memiliki sebuah makna didalamnya, untuk lebih memahami pantun secara mendalam, berikut pengertian pantun menurut pendapat para ahli.

1. R. O. Winsted

Pantun adalah rangkaian kata yang indah untuk melukiskan perasaan, kasih sayang, kehangatan cinta, rindu, dan dendam, yang terdapat di dalam diri penuturnya.

2. Herman J. Waluyo

Pantun yaitu puisi dari Melayu asli yang telah mengakar lama di dalam masyarakat Indonesia.

3. Kaswan Darmadi dan Rita Nirbaya

Pengertian pantun yaitu merupakan jenis puisi Melayu yang setiap baitnya terdiri dari empat larik dan bersajak a-b-a-b, dimana larik pertama dan kedua berupa sampiran, sedangkan larik ketiga dan keempat merupakan isi pantun.

4. Edi Warsidi dan Farika

Pantun merupakan jenis puisi lama yang telah dikenal luas dalam berbagai bahasa di Nusantara. Dalam pantun bahasa Jawa, pantun disebut dengan Parikan, dalam bahasa Sunda pantun disebut dengan paparikan, sedangkan dalam bahasa Batak pantun disebut dengan Umpasa.

5. Sutan Takdir Alisyahbana

Pantun yaitu puisi lama dikenal oleh masyarakat Indonesia pada tempo dulu. Pantun terdiri dari empat larik, dan setiap larik terdiri dari 4-6 kata atau 8-12 suku kata, dimana baris pertama dan kedua merupakan sampiran sedangkan baris ketiga dan keempat merupakan isi pantun.

Peran Pantun

Peran Pantun

pixabay

Peran pantun sendiri yaitu sebagai:

  • Penjaga fungsi kata dan kemampuan menjaga alur berpikir.
  • Pantun juga berfungsi melatih seseorang untuk menyampaikan kata sebelum mengucapkan.
  • Berfikir asosiatif, bahwa suatu kata bisa memiliki kaitan dengan kata lain.

Secara sosial sendiri pantun mempunyai fungsi pergaulan yang begitu kuat, bahkan sampai saat ini. Di kalangan anak muda masa kini, mempunyai kemampuan berpantun biasanya sangat dihargai.

Pantun menunjukan kemampuan berfikir seseorang sebelum berkata.

Sejarah Pantun

Sejarah Pantun

pixabay.com

Menurut sastrawan Haji Ibrahim Datuk Kaya Muda Riau ketika hidup di zaman yang sama dengan raja Ali Haji. Mereka adalah orang yang pertama kali membukukan pantun (sastra lisan) melalui sebuah antologi pantun yang berjudul Perhimpunan Pantun-Pantun Melayu.

Menurut Fang (1993:195) pertama kali pantun dikenal dengan senandung atau puisi rakyat. Pada zaman dulu pantun digunakan sebagai sastra lisan namun karna zaman mulai berkembang, pantun mulai disajikan dalam bentuk tulisan.

Pantun pertama kali muncul dalam sejarah Melayu serta beberapa hikayat populer contohnya syair Ken Tambuhan.

Arti Pantun Menurut KBBI

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) yaitu bentuk dari puisi Indonesia (Melayu), setitiap bait (kuplet) yang terdiri atas empat baris yang bersajak (a-b-a-b), setiap larik biasanya terdiri dari empat kata, baris pertama dan kedua biasanya untuk tumpuhan(sampiran) saja dan baris ketiga dan keempat adalah isi.

Struktur Teks Pantun

Struktur Teks Pantun

slideplayer.info

Perlu diketahui bahwa setiap pantun itu tersusun oleh dua elemen penting yang terbentuk secara utuh dan membentuk satu kesatuan serta tidak bisa dipisahkan.

Berikut struktur dari teks pantun :

1. Sampiran

  • Sampiran yaitu bagian yang letaknya pada baris pertama dan kedua. Biasanya bagian sampiran ini tidak memiliki hubungan dengan isi pantun.

2. Isi

  • Isi yaitu bagian isi dari pantun yang letaknya pada baris ketiga dan keempat. Bagian isi ini sendiri merupakan tujuan dari pantun itu sendiri yang bisa untuk menghibur bahkan mengkritik.

Namun terkadang bentuk sampiran membayangkan isi dari pantun, dan posisi sampiran tidak bisa ditukar dengan isi.

Ciri-Ciri Pantun

Ciri-Ciri Pantun

mikirbae.com

Secara umum, pantum mempunyai ciri khusus yang membedakannya dengan puisi lama pada umumnya. Berikut ciri-ciri pantun yang perlu kita ketahui :

Terdiri Dari Empat Baris/Larik

Yakni sebuah ciri khas yang kuat pantun terdiri dari empat baris atau empat larik. Berbeda dengan sebuah puisi yang dapat melebihi empat baris dan bebas. Serta berbeda dengan prosa yang memiliki paragraf dimana tiap-tiap rangkaian kalimat berada dalam satu gagasan utama.

Satu Bait Terdiri Atas 8 Hingga 12 Suku Kata

Dahulu pantun diucapkan secara lisan sehingga setiap barisnya dijadikan sesingkat mungkin. Padahal meski singkat, pantun senantiasa padat makna dan isi. Pengontrolan jumlah suku kata ini bertujuan supaya penyampaiannya tak bertele-tele.

Baris Pertama Dan Kedua Adalah Sampiran

Pantun memiliki sebuah pengantar yang amat puitis, sehingga terdengar jenaka ketika dilantunkan. Baris pertama dan kedua ini tak terkait dengan isi. Hal itulah yang menjadi keunikan sebuah pantun yang sering kali disebut dengan istilah sampiran.

Baris Ketiga Dan keempat Adalah Isi

Sesudah mengenal baris pertama dan keduamerupakan sampiran, maka baris ketiga dan keempat merupakan isi. Pada baris ketiga dan keempat ini adalah sebuah intisari dari pantun, yang menghasilkan sebuah pantun yang dapat digolongankan kedalam jenis-jenis pantun. Semisal pantun jenaka, pantun agama, pantun teka-teki, pantun cinta, dan masih banyak lagi.

Bersajak Atau Berima a-b-a-b Atau a-a-a-a

Salah satu ciri khas pantun yang lainnya yaitu bersajak a-b-a-b atau a-a-a-a di akhir barisnya. Rima atau sajak ini artinya kesamaan suara diakhir baris. Pemilihan kata di akhir baris mesti diperhatikan supaya pas dengan ciri-ciri pantun.

Kaidah Kebahasaan Teks Pantun

Kaidah Kebahasaan Teks Pantun

pixabay.com

Kaidah aturan yang digunakan dalam teks pantun ini sangat berbeda dari teks anekdot, berikut ciri-ciri kebahasaannya:

Diksi:

  • Pilihan kata dan penggunaan yang tepat guna menyampaikan gagasan sehingga diperoleh dampak tertentu seperti yang diharapkan.

Bahasa kiasan:

  • Bahasa yang digunakan pelantun untuk menunjukkan makna secara tidak langsung. Umumnya berupa peribahasa/ungkapan.

Imaji:

  • Penggambaran yang dibuat oleh pelantun secara tidak langsung. Sehingga seolah-olah dijelaskan dalam teks pantun bisa dilihat (imaji visual), didengar (imaji auditif), atau dirasa (imaji taktil).

Bunyi:

  • Biasanya muncul dari kiasan, imaji, serta diksi yang dihasilkan saat menuturkan pantun. Biasnya ada faktor rhyme (rima) dan rhytm (ritme). Guna memperindah pantun dan lebih gampang mengingat.

Jenis – Jenis Pantun

Jenis Jenis Pantun

pixabay.com

Pantun bisa dikelompokkan menjadi beberapa jenis. Berikut ini jenis-jenis pantun:

Pantun Jenaka

Jenaka artinya lucu. Jadi yang dimaksud pantun jenaka adalah pantun yang berisi kelucuan dengan tujuan untuk menghibur.

Buah semangka buah manggis,

gak nyangka gue manis.

Ada gula, ada semut,

iihh gila, gue imut!!! – .

Pantun Anak

Pantun anak-anak adalah pantun yang merefleksikan dunia anak-anak, baik pikiran maupun perasaan mereka.

Lihatlah burung kutilang
Terbang tinggi dia pulang
Main dengan senang
Jadi anak yang periang.

Pantun Agama

Pantun Agama merupakan pantun yang mengandung kata-kata atau kalimat berisi wejangan atau pemahaman terkait dengan agama atau dapat juga berupa nasihat yang sesuai aturan-aturan dalam agama.

Pergi ke pasar membeli sapu

Tidak sengaja menginjak duri

Jangan lupa sholat lima waktu

Di sela kegiatan sehari-hari

Pantun Teka Teki

Pantun teka teki merupakan salah satu tipe pantun permainan yang bersifat jenaka. Umumnya pantun ini berupa pertanyaan yang jawabannya juga wajib memakai sebuah pantun juga.

Kalau pergi ke Siantar,
Itulah tanda dekat dengan Malaka.
Kalau kamu memang pintar,
Hewan apa ekornya di kepala?

Jawabannya:
Sungguh enak makan kebab,
Minum air gelasnya pecah.
Sudah tentu aku jawab,
itulah namanya hewan gajah.

Pantun Nasehat

Pantun nasihat yaitu isinya mengandung sebuah petuah dan nasihat untuk pendengarnya.

Kalau kamu lagi di pantai
Jangan lupa menggelar tikar
Kalau kamu ingin pandai
Jangan lupa rajin belajar

Pantun Cinta

Pantun yang berisi kata-kata cinta romantis disetiap barisnya. Cocok dengan namanya, pantun tipe ini sengaja dijadikan untuk mengungkapkan cinta pada seseorang. Jadi tidak heran, apabila banyak orang memilih pantun cinta sebagai media untuk mengungkapkan cintanya.Minum jamu sambil berdiri

Minum jamu sambil berdiri
Diseduh cepat duduk di bangku
Bila hatimu masih sendiri
Berilah tempat untuk diriku

Pantun Kiasan

Pantun kiasan adalah pantun yang berisi perumpamaan atau ibarat, yang biasa digunakan untuk menyampaikan suatu hal secara tersirat.

Kusangka masih malam hari,
rupanya telah datang siang.
Kusangka bunga mekar berseri,
rupanya layu dihisap kumbang.

Maknanya:
Menyangka bahwa gadis pujaannya masih sendiri, tetapi kenyataannya gadis tersebut sudah diambil orang.

Akhir Kata

Selain bisa menambah pengetahuanmu dan meningkatkan kemampuan dalam pelajaran, memahami pantun dan jenis-jenisnya dapat membuat kamu semakin kreatif ketika berinteraksi dengan orang lain dan mau memberi hiburan atapun nasihat kepada sahabat-sahabatmu.

Terimakasih. Semoga Bermanfaat.

Show Comments

No Responses Yet

    Leave a Reply