Pantun Gombal

Pantun Gombal

Pantun Gombal – Pantun Gombal adalah salah satu jenis pantun yang dikhususkan untuk seseorang, dengan pantun kita dapat dengan mudah mengutarakan isi hati pada sangat kekasih. Pantun Gombal ini sering kita dapati ketika seseorang sedang merayu kekasihnya.

Dan uniknya adalah pantun ini adalah cara yang unik untuk memikat hari sangat pujaan hati sehingga lebih berkesan dihatinya. Dengan merangkai beberapa kata kita sudah dapat memberikan pantun gombal ke sangat kekasih.

Berikut adalah contoh dari Pantun gombal.

Pantun Gombal

Pantun Gombal
Pantun Gombal/ Sumber Image : Pixabay.com

Pantun Gombalan Saat PDKT

 

Sore-sore pergi ke sanggar

Di tengah jalan bertemu ibu

Aduh tiba-tiba hatiku berdebar

Sejak pertama kali melihat mu

 

Olahraga dihari rabu

Pulangnya minum susu

Sungguh hampa hari-hari ku

Tanpa sapa dan kabar darimu

 

Anak Bebek bernama itik

Lari-lari mengejar kerupuk

Hai wanita cantik

Jadian yuk

 

Mata merem takut disuntik

Jarum menusuk rasanya perih

Met malem cantik

Lagi apa nihh

 

Telat bangun di pagi hari

Membuat badan panik menjadi lesu

Betapa bahagianya diri ini

Berkenalan dengan wanita secantik dirimu

 

Merah-merah warna sepatu

Dibeli dari kota baru

Hai cantik maukah dirimu

Menjalin kasih denganku

 

Lem berserakan membuat lengket

Dibersihkan dengan air kran

Kita ini sudah lama dekat

Tapi kapan mau pacaran

 

Ayam goreng setengah matang

Belinya didepan tugu

Abang sayang abangku ganteng

Neng disini setia menunggu

 

Jalanan jadi lancar

Itu adalah sebuah berkah

Aku bukan nyari bacar

Tapi nyari yang mau diajak nikah

 

Minum sekoteng hangat rasanya

Minum segelas ada yang minta

Laki-laki ganteng siapa yang punya

Bolehkah aku jatuh cinta

 

Bagaimana memanjat pohon randu

Tangan diatas kaki ke hulu

Bagaimana hati tak rindu

Pacarnya lembut suka melucu

 

Paling banyak burung gelatik

Diatas terbang melayang

Memang banyak wanita cantik

Cuma engkau yang aku sayang

 

Seribu Bebek dikandang singa

Hanya satu berwarna belang

Beribu cewe di Indonesia

Hanya satu yang aku sayang

 

Bawa paku dipukul batu

Dicampur kamu diatas tungku

Cintaku cukuplah satu

Untuk kamu sepanjang waktu

 

Air mawar didalam cangkir

Disimpan kendi dibawah parang

Sedari awal hingga akhir

Sayangku tercurah untukmu seorang

 

Sapu rumah hingga bersih

Atapnya satu dibawa pergi

Tatap mataku wahai kekasih

Cintaku satu tak terbagi-bagi

 

Baca Juga : Panun Jenaka Lucu Bikin Ngakak

 

Daging ayam dibuat gulai

Buat dimakan kita nanti

Dirimu seorang yang terniali

Takkan pernah bisa diganti

 

Tak usah menggurui

Dia itu kepala suku

Perlu kamu ketahui

Kamu adalah semangat hidupku

 

Air arak diharamkan

Karena banyak nyawa melayang

Meskipun jarak memisahkan

Semua itu bukan penghalang

 

Jalan-jalan ke kota ratu

Beli roti berisi bulu

Mari cantik kita bersatu

Menjalin cinta didepan penghulu

 

Langit biru terlihat sendu

Warna hijau biru dan semu

Jarak jauh tumbuhkan rindu

Ingin selalu dekat denganmu

 

Berlabuh orang menunggu

Hendak berlayar ke siantar

Kalau jauh terasa rindu

Jika berjumpa terasa sebentar

 

Patah dahan disambungkan

Hendak hati disatukan

Kepada Tuhan kita mohonkan

Agar cepat dipertemukan

 

Meski hanya sebuah jambu

Tetap bisa dibuat jamu

Meski jarang kita bertemu

Cintaku tetap hanya untukmu

 

Jikalau ikan didalam kolam

Bunganya tumbuh di tengah taman

Jikalau cintaku sudah mendalam

Jaraknya jauh tak ku hiraukan

 

Wahai seruling buluh perindu

Suaranya memikatku

Wahai gadis pujaanku

Aku sangat cinta kamu

 

Pergi ke warung membeli bumbu

Lupa pula tak membeli ketumbar

Oh manis indahnya senyummu

Membuatku tak bisa tidur

 

Adik manis membawa kerang

Pipinya dicubit menjadi merah

Selamat tidur wahai sayang

Semoga kau mimpi indah

 

Ada nenek tua melihat sinis

Membawa sembilah bambu

Hai gadis manis

Maukah kau menjadi milikku

 

Sungguh segar buah semangka

Dimakan dengan buah duku

Siapakah gadis cantik disana

Maukah kau menjadi milikku

 

Luasnya hamparan langit biru

Semakin elok ketika senja

Sungguh cantik gadis berkerudung biru

Siapakah yang memilikinya

 

Pantun Gombalan Untuk Pacar

 

Terbang indah burung kenari

Mengelilingi langit yang biru

Sungguh beruntung nya diri ini

Memiliki kekasih sepertimu

 

Lebaran tidak lupa membeli baju

Tidak lupa sepatu baru

Sungguh sepi hari-hari ku

Tanpa kau disisiku

 

Menanam pohon dari biji

Dirawat nya hingga tinggi

Aku berjanji takkan pernah pergi

Meninggalkan mu sepi sendiri

 

Panas-panas makan rujak

Paling enak pakai pepaya

Jangan kau merajuk

Aku sungguh tak berdaya

 

Pintu diketuk ada tamu

Membawa oleh-oleh dari italia

Aku siap menjadi kekasihmu

Sampai nanti menua bersama

 

Buka puasa makan sampai kenyang

Masih tambah minum kelapa

Sungguh hanya kaulah seorang

Yang mencintaiku apa adanya

 

Pergi merantau ke palembang

Ditemani oleh seorang paman

Janganlah kau bersedih sayang

Ada aku yang siap menjadi sandaran

 

Pergi berlayar ke pacitan

Pulangnya membawa parang

Aku kan siap berkorban

Demi kau kekasihku tersayang

 

Sungguh nikmat masakan pindang

Dimakan dengan sambal paru

Walaupun badai menerjang

Aku kan tetap setia bersamamu

 

Jalan-jalan dihari sabtu

Bangunnya siang dihari minggu

Semoga kau juga aku

Tetap menjalin kasih yang satu

 

Pantun Gombalan Untuk Mantan

 

Beli kelapa dimasak santan

Belinya diwarung pak kobar

Hai mantan

Apa kabar?

 

Pergi ke kebun memetik labu

Dijadikannya labu selasih

Hai rindukan dirimu

Kita dulu pernah menjalin kasih

 

Melihat sore bersama jingga

Sembari duduk melihat kota

Jangan kau lupakan kisah kita

Dulu kita pernah berjalan bersama

 

Pergi melaut ditengah badai

Mengayuh perahu dengan sampan

Aku dan kamu memang sudah usai

Tapi kenangan diantara tetap tersimpan

 

Memetik mawar tertusuk duri

Diobati pakai ramuan jamu

Kini kita sama-sama sendiri

Tapi tak bolehkah aku merindu

 

Pergi berlibur ke telaga warna

Ditengah jalan bertemu kuda

Aku dan dirimu pernah menjadi kita

Menjalin kasih penuh duka lara

 

Dingin salju terasa membeku

Terasa malas ingin tidur saja

Hujan dulu menjadi saksi bisu

Kau dan aku pernah menjalin cinta

 

Pergi ke laut membeli kerupuk tenggiri

Pulangnya naik bus mini

Kau tau mengapa aku masih sendiri

Karena indah bayangmu selalu menghampiri

 

Asam-asam mangga muda

Belinya dari pasar konda

Walaupun kini kau bersama

Aku belum rela kau bahagia

 

Hari minggu beli keramik

Belinya dikota buayan

Hai cantik

Yuk balikan

 

Pantun Gombalan Untuk Istri

 

Melihat ikan penuh sisik

Berenang didalam lorong

Siapakah yang paling cantik

Hanya istriku seorang

 

Berenang-renang ke pulau batu

Melihat ikan seperti hiu

Sungguh beruntung nya aku

Melihat istri soleha sepertimu

 

Membeli gula dan sebotol madu

Lupa belum mengambil terigu

Terimakasih istriku

Telah menemani suka duka bersamaku

 

Pergi berlibur ke gua hantu

Disana melihat burung biru

Dulu aku pernah berjanji didepan penghulu

Untuk selalu setia menafkahimu

 

Kakek tersenyum melihat cucu

Berlari-lari membawa cuka

Terimakasih istriku

Telah lelah memasak dan menjaga anak-anak kita

 

Suatu pagi dikota kediri

Menyeruput nikmatnya secangkir kopi

Bila aku menjadi tua nanti

Masih maukah kau setia menemani

 

Awan hitam terlihat mata

Menandakan hujan  akan turun jua

Istriku semoga cinta kita

Akan tetap abadi sampai tua

 

Memasak bubur didalam tungku

Kurang nikmat tanpa bumbu

Wahai cantiknya bidadari surgaku

Aku siap membimbing menjadi imam mu

 

Memandang malam dengan langit lebar

Bau menyengat tiba-tiba terhirup

Istriku terimakasih telah sabar

Menemaniku bersama menjalin hidup

 

Menata kursi didekat meja

Menaruh kaca didekat jendela

Semoga kau, aku dan anak-anak kita

Bisa hidup rukun bahagia selamanya

 

  1. Pantun Gombalan Untuk Suami

 

Menimbang-nimbang bakas buku

Ditaruhnya diatas bangku

Terimakasih suamiku

Engkau telah rela membimbingku

 

Bermain gamelan menabuh gendang

Ikuti suara harmoni nada

Suamiku tampan suamiku sayang

Hari ini mau dimasakkan apa

 

Wayang bercerita di mainkan dalang

Sampai pagi tidak terlena

Suamiku cepatlah engkau pulang

Pastilah engkau lelah bekerja

 

Pagi-pagi ke jakarta

Salah jalan jadi ke Surabaya

Terimakasih telah ikhlas bekerja

Demi menafkahi keluarga kita

 

Membuat gula dari tebu

Memasaknya dihari rabu

Aku tahu peluh keringatmu

Kau tunjukkan untuk aku dan anakmu

 

Naik pesawat ke Selandia baru

Sampai disana pukul lima

Imamku selamat bekerja

Aku kan menunggu dengan setia

 

Pergi sholat menuju surau

Membawa sajadah berwarna merah muda

Suamiku kau tak perlu risau

Aku setia menemanimu sampai tua

 

Naik delman dengan si ibu

Membawa tas berisi gula

Janganlah kau ragu begitu

Hanya kau imamku tercinta

 

Melihat gajah berjalan lelah

Berhenti disamping telaga

Terimakasih juga karena telah

Menjalin rumah tangga yang bahagia

 

Lari-lari mengejar kereta

Sampai distasiun  tutup ternyata

Maafkan aku jika membuatmu lelah bekerja

Aku kan terus berdoa untuk kebahagiaan kita

 

Pantun Gombalan Untuk Lelaki

 

 

Memahat patung dinegeri seberang

Sambil melihat laut penuh buih

Hai ganteng

Siapa yang punya nih

 

Memotong kayu dihutan lebat

Pulangnya saat gelap gulita

Lelaki hebat

Tidak akan menyakiti wanita

 

Hari minggu mengasah parang

Kena tangan langsung berdarah

Cowok ganteng

Harus rajin beribadah

 

Duduk santai sambil makan asinan

Sembari melihat sore tanpa hujan

Hai lelaki tampan

Siapakah namamu gerangan

 

Membeli sepatu bersama lolita

Antri panjang sampai jemu jua

Jangan kau suka mempermainkan wanita

Ada balasan dan karma didalamnya

 

Memanjat pohon mengambil jambu

Jatuh terpeleset karena terburu-buru

Sungguh bahagia diriku

Mengenal lelaki hebat seperti dirimu

 

Membeli dasi juga topi

Topi dipakai dikepala

Jikalau kau seorang lelaki

Jangan buat perempuan menunggu lama

 

Gulali rasanya manis

Paling nikmat dimakan bersama

Lelaki berkumis tipis

Jangan sampai lepas begitu saja

 

Jangan terluka karena teriris

Mengupas bawang

Jangan kau buat perempuan menangis

Bila kau adalah lelaki sejati

 

  1. Pantun Gombalan Untuk Nikung Pacar Orang

 

Melihat langit penuh bintang

Ada satu yang paling terang

Tinggalkan kekasih mu sekarang

Ada aku yang mampu berjuang

 

Beban punggung memikul beban

Berjalan sampai ke simpangan

Untuk apa bertahan

Dia hanya memberi luka sayatan

 

Pergi berselancar dihari selasa

Pulangnya membeli baru bara

Ku tunggu kau putus dengannya

Aku siap menunggumu dengan  setia

 

Piknik di pantai membuat senang

Paling enak dihari minggu

Lupakan dia sekarang

Pergilah bersamaku

 

Ke Jogja naik delman

Membawa segelas madu

Jangan kau tahan-tahan

Lelaki seperti nya tak layak untukmu

 

Berdua pergi piknik

Membawa buah mengkudu

Hai cantik

Mending aku daripada pacarmu

 

Malu-malu pipi merona

Rambutnya hitam diikat dua

Cantikmu tak layak untuknya

Tinggalkan dia dan aku menjemput mu

 

Lelah sangat menelusuri jalan

Letih rasanya menghampiri raga

Sudahi saja hubungan kalian

Jika hanya mengundang air mata

 

Pagi hari langit berwarna biru

Membuat indah hari-hari baru

Jika kau ingin yang baru

Aku siap menjadi pacarmu

 

Bawang bombai di iris tipis

Digoreng semerbak harumnya

Dia hanya membuatmu menangis

Bersamaku kau akan bahagia

 

Waktu daftar hari terakhir

Waktu terasa banyak terbuang

Kamu tidak perlu khawatir

Cintaku hanya untukmu seorang

 

Api kecil dari tungku

Apinya kecil habis kayunya

Sudah lama ku tunggu-tunggu

Kapan kamu bilang I love you

 

Demikian Pantun Gombal

Leave a Reply

Your email address will not be published.