Belajar Bahasa Sunda dan Artinya

Belajar bahasa sunda- Bahasa sunda merupakan bahasa dari daerah Jawa Barat asli Indonesia yang harus selalu kita lestarikan, walaupun sekarang ini bahasa asing. Beruntungnya Indonesia memiliki banyak bahasa sehingga ada banyak bahasa daerah di Indonesia yang membuat masyarakatnya semakin beragam.

Salah satu dari bahasa daerah yang harus kita lestarikan adalah bahasa sunda, khususnya untuk Anda yang memiliki keturunan dari tanah Sunda. Untak kalian yang berasal dari sunda harus hafal bahasa sunda, paham dengan artinya dan pandai mengucapkan.

Dengan melestarikan bahasa sunda sebenarnya kita turut membantu kebudayaan bahasa sunda.

Bagi Anda yang bukan orang keturunan sunda namun ingin sekali belajar bahasa sunda tenang artikel ini akan membantu Anda mengenali bahasa sunda dega cepat dan mudah.

Alasan Belajar Bahasa Sunda dan Artinya

Belajar Bahasa Sunda
Belajar Bahasa Sunda

Bagi Anda yang ingin sekali belajar bahasa sunda pasti ingin rasanya mengetahui ataupun menguasai bahasa tersebut karna pasti kalian pernah mendengar bahasa sunda yang diucapkan oleh orang sunda melalui misalnya di televisi, seperti candaan lawakan atau guyonan aris-artis Indonesia, seperti Kang Sule, Teh Fitri Tropica, Rafi Ahmad, dll

Bahasa sunda dibagi menjadi 3 tingkatan yaitu bahasa halus, biasa dan bahasa kasar.

Belajar bahasa Sunda dasar membuat Anda bisa akrab dengan orang-orang dari tanah sunda dan menyesuaikan diri dengan keadaan dilingkungan sekitar.

Berikut ini urutan lengkap step by step belajar bahasa sunda secara mahir. Ada beberapa yang bisa anda pelajari untuk berbicara bahasa sunda dengan orang-orang yang berasal dari tanah sunda. Diantaranya yaitu sebagai berikut.

Mengenal Kosa Kata Bahasa Sunda

Mengenal Kosa Kata Bahasa Sunda
pixabay.com

Untuk belajar bahasa sunda pertama kita harus mengetahui kosa kata bahasa sunda kosa kata dalam bahasa sunda yang biasa digunakan untuk percakapan sehari-hari, yang bisa anda pelajari untuk berbicara bahasa sunda dengan orang-orang yang berasal dari tanah sunda. Diantaranya yaitu sebagai berikut :

  • Punten : Permisi
  • Hatur Nuhun : Terima Kasih
  • Kumaha, damang : Bagaimana, sehat? Atau bisa juga berarti apa kabar.
  • Geulis Pisan : Cantik sekali
  • Kasep pisan : Cakep sekali
  • Aya-aya wae : Ada-ada saja
  • Nya enya atuh : Ya iya dong
  • Tong hilap, Nya : jangan lupa ya
  • Bada kamana? : Mau kemana
  • Nuju naon : Lagi ngapain
  • Kumaha atuh : Bagaimana dong
  • Kunaon : Kenapa
  • Apa : Naon
  • Iraha : Kapan
  • Saha : Siapa
  • Ti mana : Dari mana
  • Kamana : Ke mana
  • Sakedap deui : Sebentar lagi
  • Tong api-api : Jangan pura-pura
  • Naon cing? : Apa coba
  • Kumaha engke weh : Bagaimana nanti saja
  • Tong ngalamun : Jangan melamun
  • Karunya teuing : Kasihan sekali
  • Tipayun Nya : Duluan ya
  • Ngan kitu hungkul : Cuma gitu doank
  • Sakeudik : Sedikit
  • Seueur : Banyak
  • Kalem weh : Santai saja
  • Sami wae : Sama saja
  • Sami-sami : Sama-sama
  • Kumaha anjeun : Terserah kamu
  • Ayeuna : Sekarang
  • Kamari : Kemarin
  • Isukan : Besok
  • Raos Pisan : Enak sekali
  • Loba kahayang : Banyak maunya
  • Rame sigana : Seru kayaknya
  • Nu leres : Yang benar
  • Dangukeun : Dengarkan
  • Arek moal : Jadi tidak
  • Naon atuh : Apa donk
  • Cicing atuh : Diam donk
  • Hoream ah : Males ah
  • Tunduh euy : ngantuk ih
  • Hoyong : ingin
  • Teu ngartos : Tidak mengerti
  • Sugan teh : Kirain
  • Kamana wae : Kemana aja
  • Geuleuh Ih : Jijik ih
  • Salawasna : Selamanya
  • Naon : Apa
  • Iraha : Kapan
  • Kunaon : Kenapa
  • Mana : Mana
  • Di mana : Di mana
  • Saha : Siapa
  • Sabaraha : Berapa
  • Kumaha : Bagaimana

Megenal Penyebutan Angka Bahasa Sunda

Mengenal Angka Bahasa Sunda
pixabay.com

Tidak hanya kosa kata saja belajar bahasa sunda, yang harus Anda pelajari untuk bisa berbahasa sunda yang baik dan benar. Penyebutan angka yang dibuat dalam bahasa sunda juga harus dipahami dan diungkapkan dengan benar.

Mungkin bilangan angka tersebut tidak terdengar asing di telinga Anda, meskipun bukan orang sunda, karena sering mendengar di televisi atau disebutkan oleh orang-orang sunda.

Bila Anda ingin belajar menyebutkan bilangan angka dalam bahasa sunda, maka pelajari angka dasarnya 1-10 terlebih dahulu. Lalu angka berikutnya tidak jauh berbeda, sama dengan ketika kita mempelajari bilangan angka dalam bahasa Indonesia, . Berikut contohnya:

  • Hiji : Satu
  • Dua : Dua
  • Tilu : Tiga
  • Opat : Empat
  • Lima : Lima
  • Genep : Enam
  • Tujuh : Tujuh
  • Dalapan : Delapan
  • Salapan : Sembilan
  • Sapuluh : Sepuluh

Nama-Nama Hari Bahasa Sunda dan Artinya

Nama-Nama Hari Bahasa Sunda dan Artinya
Belajar Bahasa Sunda dan Artinya

Setelah mengenal kosa kata dalam percakapan kita juga harus mengenal kosa kata nama-nama hari gunanya untuk mempermudah Anda dalam memulai obrolan. Misalnya saja kalian ingin menanyakan hari apa sekarang? Bahasa Sundanya seperti ini. Dinten naon ayena?

  • Bahasa sundanya Senin artinya Senen
  • Bahasa sundanya Selasa artinya Salasa
  • Bahasa sundanya Rabu artinya Rebo
  • Bahasa sundanya Kamis artinya Kemis
  • Bahasa sundanya Jum’at artinya Jumaah
  • Bahasa sundanya Sabtu artinya Saptu
  • Bahasa sundanya Minggu artinya Ahad

Dinten yang berarti hari, namun selain dinten ada juga yaitu Poe, yang berartian sama, tetapi itu (peo) sedikit kasar jika bertanya kepada orang yang lebih tua. Kata poe hanya boleh digunakan ketika yang menanyakan adalah teman atau orang yang seumuran, misalnya contoh kalimat dibawah ini :

Ujang, dinten naon ayena? tumaros nini. Dinten Rebo, Andi ngawaler.

Artinya : Nak hari apa sekarang? tanya nenek. Hari Rabu, jawab Andi

Kalimat Tanya Bahasa Sunda

Kalimat Tanya Bahasa Sunda
Belajar Bahasa Sunda

Setelah belajar beberapa kata umum yang sering digunakan dalam bahasa sunda atau yang sering diucapkan pada kehidupan sehari hari, tahap selanjutnya adalah penyusunan kalimat tanya yang diucapkan dalam bahasa sunda.

Dalam memahami kalimat tanya, maka Anda harus sedikit mempelajari terlebih dahulu kata tanya apa saja yang ada di dalam bahasa sunda.

Berikut ini beberapa contoh penggunaan kalimat tanya dalam bahasa sunda, yaitu :

Kumaha kabarna, damang? : Gimana kabarnya, sehat?

Naon eta anu koneng? : Apa itu yang berwarna kuning?

Iraha bade kadieu deui? : Kapan mau ke sini lagi?

Deuk kamana ayeuna? : Mau kemana sekarang?

Di mana bumina Neng? : Di mana rumahnya Neng?

Sabaraha harga tomat sakilo? : Berapa harga tomat sekilo?

Saha anu nembe ngalangkung teh? : Siapa yang barusan lewat?

Iraha deuk mayar hutang teh? : Kapan kamu mau membayar hutang?

Sabaraha urang anu deuk dahar didieu? : Berapa orang yang mau makan di sini?

Ceuk saha eta kabar nu maot teh? : Kata siapa itu kabar orang yang meninggalnya?

Contoh Penjelasan Kosa Kata Bahasa Sunda dan Artinya

Penjelasan Kosa Kata Bahasa Sunda
pixabay.com

Dalam belajar bahasa Sunda, ada beberapa kosa kata yang digunakan dalam percakapan sehari-hari. Kosa kata ini hanya berupa satu kata, bisa juga dalam bentuk kalimat. Ini adalah beberapa yang paling sering digunakan dalam percakapan sehari-hari:

Punten = Permisi / Maaf

Kata “Punten” biasanya digunakan saat kita melewati seseorang/kerumunan orang. Nanti biasanya orang tersebut akan membalas dengan kata” mangga” yang artinya silahkan.

Kata “punten” juga biasa digunakan untuk permintaan maaf, misalnya ketika Anda tidak sengaja melakukan kesalahan kepada seseorang, kamu bisa menggunakan kata “punten” yang berarti maaf.

Hatur Nuhun = Terima Kasih

Biasa digunakan untuk menyatakan rasa terima kasih untuk seseorang, namun Anda juga bisa mengucapkan “nuhun” bisa dianalogikan dalam bahasa indonesia terima kasih sedengkan nuhun yaitu makasih.

Aya-Aya Wae = Ada-Ada Aja

Kalimat Aya-Aya Wae bisa digunakan ketika kamu bersama teman mu ternyata ide teman mu tidak masuk akal atau terkesan konyol maka kalimat “Aya-Aya Wae” yang berarti ada ada aja bisa kamu ucapkan.

kamana = Kemana, Iraha = Kapan, Timana = Dari mana, kumaha = Bagaimana.

Kata diatas memiliki makna yang sama yaitu merupakan kata tanya, keempat kata tersebut biasa digunakan oleh orang sunda dalam kesehariannya.

Contohnya : Timana, bu? (darimana, bu) , Kumaha ieu (Bagaimana ini) dll.

SakedapDeui = Sebentar Lagi

Kosa kata yang sering digunkan ketika teman kita telah menunggu kita dan mempertanyakan apakan sudah siap atau belum.

Kata lain selain dari ini adalah “Sakedeung deui”, namun penggunaannya lebih informal.

Karunya Teuing = Kasihan

Karunya mempunyai arti “Kasihan” sedangkan teuing yaitu kata akhiran, ada juga kata “Karunya pisan” yang memiliki artian Kasihan Banget, kamu cukup menyesuaikannya saja.

Bade, Moal! = Jadi, Nggak!

Digunakan untuk menyatakan kepastian kepada seseorang. kata lain dari ungkapan ini adalah “Arek Moal”. Namun penggunaannya lebih Informal.

Sabodo Teuing = Bodo Amat

Digunakan ketika misalnya kesal terhadap seseorang, orang sunda biasa mengucapkan bodo teung atau sabodo teuing ah.

Kosa Kata Bahasa Sunda Kata Sapaan

Bahasa Sunda Sapaan
Belajar Bahasa Sunda Sapaan

Untuk menyapa secara umum, Anda bisa mengunakan kata ‘samporasun’ yang berarti halo. Jika ada orang Bandung yang menyapa Anda dengan ‘samporasun’ maka jawab saja dengan ‘rampes’.

Untuk saat ini, penggunaan kedua kata ini jarang terjadi. Secara umum, dua kata ini hanya digunakan dalam acara-acara tertentu. Meski begitu, alangkah baiknya jika seorang pendatang menyapa masyarakat Bandung dengan kata sapaan ‘samporasun’. Selain samporasun, kata-kata ucapan lain yang dapat Anda gunakan adalah:

Wilujeng Enjing=Selamat Pagi

Wilujeng enjing ini adalah sebuah sapaan formal yang biasanya digunakan dalam pembukaan pidato, dan lain sebagainya.

Wilujeng Siang=Selamat Siang

 Sama halnya dengan wilujeng enjing, wilujeng siang ini adalah sebuah sapaan formal yang sering diucapkan dalam pidato, dan lain sebagainya.

Wilujeng sonten=Selamat Sore

Memiliki arti selamat sore wilujeng sonten ini adalah sebuah sapaan formal yang saat ini umumnya digunakan dalam pidato, dan lain sebagainya.

Wilujeng wengi=Selamat Malam

Sama halnya dengan wilujeng enjing, wilujeng siang, dan wilujeng sonten, wilujeng wengi ini adalah sebuah sapaan formal yang saat ini umumnya digunakan dalam pidato, dan lain sebagainya. Wilujeng wengi yang memiliki arti selamat malam.

Wilujeng Sumping=Selamat Datang

Sebuah sapaan formal yang umumnya digunakan untuk menyambut seseorang yang akan bertamu kerumah ataupun digunakan sebagai seseorang yang mau menyewa hotel dan penginapan. Wilujeng Sumping yang memiliki arti selamat datang.

Halo : Nepangkeun, Sampurasun

Sebuah sapaan formal untuk Anda yang mau memperkenalkan diri ke seseorang.

Bahasa Sunda Untuk Menanyakan Kabar

Bahasa Sunda Menanyakan Kabar
Belajar Bahasa Sunda dan Artinya

Kumaha, damang?

Untuk bertanya kepada orang sunda bisa menggunakan sapaan “kumaha, damang?”, yang artinya adalah bagaimana keadaanmu, apakah baik? Jika keadaan Anda baik, balas dengan ‘damang. Dan jika situasi Anda tidak baik atau kurang baik, balas dengan “teu damang”, yang berarti bahwa itu tidak baik atau ‘nuju damang’ yang artinya sangat tidak baik.

Untuk menanyakan suatu kabar , selain menggunakan “kumaha damang”, ada juga sebagian orang Sunda yang menggunakan sapaan ‘kumaha kaayaanana? atau ‘kumaha kabarna. “Tetapi dalam arti itu sama dengan yang sebelumnya. Tetapi, pada umumnya, sebagian mengunakan ucapan “kumaha damang”.

Bahasa Sunda Untuk Menyatakan Rasa Terimakasih

Bahasa Sunda Untuk Menyatakan Rasa Terimakasih
Belajar Sunda

Hatur nuhun

Jika Anda ingin mengucapkan terima kasih kepada orang Sunda, Anda dapat mengatakan ‘hatur nuhun’ dan Anda juga dapat menambahkan kata ‘pisan’, yang berarti terima kasih banyak. Namun dalam kenyataannya kata ‘nuhun’ akan cukup. Tapi bersikap lebih sopan adalah “hatur nuhun pisan”.

Bahasa Sunda Untuk Ungkapan Maaf

Belajar Bahasa Sunda dan Artinya
Belajar Bahasa Sunda dan Artinya

‘Punten’

Anda dapat menggunakan kata ‘punten’ ketika Anda melewati seseorang yang lebih tua dari Anda. Selain itu, kata ‘punten’ digunakan ketika Anda ingin menanyakan sesuatu kepada orang tak dikenal atau orang asing. Adapun tanggapan sapaan ‘punten’ adalah ‘mangga’.

Bahasa Sunda Untuk Meminta Maaf

Bahasa Sunda Meminta Maaf
Bahasa Sunda Meminta Maaf

‘Hampura’

Ketika Anda melakukan masalah dan ingin meminta maaf, Anda dapat mengatakan ‘hampura’, yang berarti saya minta maaf. Jawaban untuk ‘hampura’ adalah ‘dihampura’, yang berarti dimaafkan.

Selain “dihampura”, Anda juga dapat merespons dengan “teu sawios-wios” atau “teu kunanaon,” yang berarti tidak masalah. Tetapi jawaban yang terasa paling sopan adalah ‘dihampura’.

Anda juga harus tahu bahwa kadang-kadang beberapa juga menggunakan “punten” sebagai hampura”. Namun permintaan maaf menggunakan “punten” dianggap kurang sopan. Karena itu, Anda harus menggunakannya sesuai dengan keadaan.

Bahasa Sunda Untuk Menyatakan Cinta

Belajar Bahasa Sunda
Belajar Bahasa Sunda

‘Simkuring deudeuh ka anjeun’

Ungkapan paling sopan ketika Anda ingin mengungkapkan perasaan cinta adalah dengan menggunakan ‘simkuring deudeuh ka anjeun’, yang berarti bahwa aku cinta padamu. Selain itu, Anda juga dapat menggunakan “urang begoh ka maneh ‘’, tetapi agak kasar.

Tetapi meskipun demikian, Anda dapat menggunakannya karena di beberapa daerah di Jawa Barat jarang menggunakan Sunda Lemes (bahasa Sunda halus).

Kosa Kata Sehari-Hari Bahasa Sunda dan Artinya

Belajar Kosa Kata Bahasa Sunda
Belajar Kosa Kata Bahasa Sunda
Dalam bahasa Sunda, beberapa kosa kata digunakan dalam percakapan sehari-hari. Kosa kata ini bisa hanya berupa kata, bisa juga dalam bentuk kalimat. Berikut adalah beberapa yang paling sering digunakan dalam percakapan sehari-hari:
  • Punteun sadayana, nami abdi Leo (L)=Permisi semuanya, nama saya Leo
  • Abdi calik di daerah Bogor=Saya tinggal di daerah Bogor
  • Leres abdi teh urang Bogor=Benar saya tuh orang Bogor
  • Bumi abdi di daerah Parung=Rumah saya di daerah Parung
  • Neng=Sebutan untuk perempuan
  • Kang=Sebutan untuk laki-laki
  • Bade kamana?=Mau kemana?
  • Wilujeng énjing=Selamat pagi
  • Wilujeng beurang=Selamat siang
  • Wilujeng sonten=Selamat sore
  • Wilujeng wéngi=Selamat malam
  • Kumaha, damang?=Bagamaina kabarmu, baik?
  • Hatur nuhun=Terima kasih
  • Punten=Permisi
  • Nuju naon?=Lagi ngapain?
  • Saha jenengan anjeun?=Siapa nama kamu?
  • Nami abdi Charlin=Nama saya Charlin
  • Mangga calik=Silakan duduk
  • Muhun=Iya
  • Hapunten abdi=Maafkan saya
  • Henteu=Tidak
  • Iraha=Kapan
  • Urang=Saya (sebaya)
  • Maneh=Kamu (sebaya)
  • Alim=Tidak mau
  • Embung=Tidak mau
  • Hoyong=Mau
  • Hayang=Mau (sebaya)
  • Tuang=Makan (lebih tua)
  • Dahar=Makan (sebaya)
  • Sakedik=Sedikit (halus)
  • Saeutik=Sedikit (sebaya)
  • Geulis=Cantik
  • Kasep=Ganteng
  • Pisan=Sangat/banget
  • Entong=Jangan
  • Anjeun di mana linggih?=Kamu tinggal di mana?
  • Eueut=Minum (halus)
  • Nginum=Minum (sebaya)
  • Ayeuna=Sekarang
  • Nyalira=Sendirian (halus)
  • Sorangan=Sendirian (sebaya)
  • Isukan=Besok
  • Kamari=Kemarin
  • Pageto=Lusa
  • Sa acan=Sebelum
  • Sa atos=Sesudah
  • Bageur=Baik
  • Bangor=Nakal
  • Goreng=Jelek
  • Teu acan=Belum
  • Bade angkat kamana?=Mau pergi ke mana?
  • Beuteung=Perut
  • Cai=Air
  • Bade naros?=Mau tanya?
  • Bade meser dahareun=Mau beli makanan
  • Anyar=Baru
  • Tilas=Bekas
  • Ageung=Besar
  • Leutik=Kecil
  • Luhur=Tinggi, atas
  • Bener=Betul
  • Lebet/jero=Dalam
  • Pamegeut/lalaki=Lelaki
  • Istri/awewe=Perempuan
  • Seungit=Wangi
  • Hampang=Ringan
  • Kenca=Kiri
  • Katuhu=Kanan
  • Beurat=Berat
  • Begang=Kurus
  • Tiris=Dingin
  • Mirah=Murah
  • Amis=Manis
  • Pait=Pahit

Semoga artikel belajar bahasa Sunda ini bermanfaat bagi kita semua. Terima kasih, semga bermanfaat!

Nurfasta

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *